kebencian..

hmm..disini saya tidak akan menuliskan kebencian atau pun menularkan sebuah energi negatif tentang kebencian kepada anda..saya hanya ingin menulis, sebuah arti kebencian itu sendiri.

setiap manusia di dunia ini, pasti pernah menyicipi rasa benci atau paling tidak sedikit mengenal rasa itu, rasa dimana kita sangat sangat tidak menyukai sesuatu ataupun seseorang.

selayaknya yang kita tahu, kebencian yang dipendam itu tidak baik, apalagi menimbulkan rasa ingin balas dendam *kepada orang yang kita benci misalnya*.. Tapi kenapa masih banyak sekali manusia yang tega melakukan sesuatu hal yang kejam, menyakitkan kepada orang yang dibencinya. Sungguh ajaib memang rasa yang diciptakan Allah ini.


Sesungguhnya rasa benci itu diciptakan untuk dihilangkan, rasa ini tak boleh dirasa lama-lama, *kecuali benci pada keburukan dan hal-hal yang dilarang oleh Allah*.. Dalam konteks ini, saya membicarakan kebencian yang dirasa akibat sesuatu perbuatan atau pengalaman yang tidak baik, sehingga menyebabkan rasa sakit hati yang begitu mendalam hingga menimbulkan rasa benci.

Mengapa ada rasa benci? kalau memang benci itu hanya menimbulkan sebuah ketidaknyamanan, ketidakakuran, dan malah menyebabkan orang yang mempunyai rasa benci itu sendiri tersiksa terhadap rasa bencinya.

Yak, kita tau sesuatu diciptakan olehNya berpasangan, siang malam, hidup mati, dll termasuk cinta dan benci.

Kedua hal ini, sangatlah bertolak belakang, tapi apakah anda pernah menyadari bahwa keduanya mempunyai jarak yang sangat tipis?

cinta?

benci?

sampai sekarang banyak yang salah mengartikan kedua perasaan ini, kedua hal ini memang sudah tak asing lagi ditelinga kita, dan pastinya kita pernah mengalami rasa ini.

yang jadi pertanyaan sekarang, mengapa rasa benci itu ada padahal hal tersebut tidak baik??

banyak orang sering mengatakan saya benci dia .. semudah itu orang bisa menyatakan bahwa ia membenci seseorang, tapi apakah orang itu menyadarinya, karena rasa benci itu sendiri yang akan memerosokkan dia kepada hati yang kotor, pikiran yang kotor, dan semua energi negatif yang sebenarnya merusak dia sendiri.

Seseorang yang mempunyai rasa benci, karena dia memang sudah tidak bisa memaafkan. Memang rahasia hati manusia tidak ada yang mengetahui kecuali Yang Maha Mengetahui.

Tapi sebelum anda membenci, pernahkah anda berpikir ataupun merasa bagaimana ya saya kalau dibenci? pernah kah anda berpikir, rasanya dibenci orang? seperti anda membenci orang itu?

Pasti kebanyakan tidak, karena manusia cenderung egois, dan tidak perduli apa yang terjadi nantinya dengan apa yang dia lakukan sekarang.

padahal kalau kita berpikir sekarang..

dibenci? hal itu adalah hal yang paling tidak mengenakkan, perasaan dibenci, tidak disukai, dan perasaan2 lain seperti itu, paling tidak membuat keadaan psikologis kita cenderung turun. walau andaikata ada orang yang menutup mata metutup telinga, dan menutup hati karena terkena itu, PASTI manusia tidak ingin dibenci.

lalu, ketika kita membenci, apa yang kita lakukan terhadap orang itu?

memang,ada 2 versi yang mengatakan..

versi pertama, saya akan menjauhi orang itu, tidak ingin mengenalinya lagi, dan akan menutup mata apapun mengenai orang itu, versi ini lah dimana hatinya benar-benar sudah tertutup, dan rasa benci nya sudah benar-benar dipuncak, dan sulit untuk di redam.

versi kedua, saya ingin menjauhi orang itu, tapi hanya saja, ntah hati saya, mata saya, tangan saya, semuanya masih ingin tahu, ingin mengetahui, apa yang terjadi olehnya, apa yang dilakukannya. Padahal akan menyakitkan jika dilakukan. yah, manusia, memang aneh, diciptakan dengan berbagai macam rasa, dan tidak dapat dipungkiri hal itu. Versi ini, merupakan versi setengah benci, dan banyak yang terperosok dalam keadaan ini. keadaan dimana hati dan otak tidak memiliki kesinkronan. keadaan yang melelahkan.. huff

Dari kedua versi ini, sama-sama tidak baik menurut saya, karena keduanya tetap saja membuat keadaan psikologis kita menurun. Keduanya sama-sama membuat kita bermain-main dengan hati.

Padahal jika kita bisa memaafkannya semua akan terasa lebih mudah.

kita tidak perlu membuang energi untuk membencinya, karena ingat, membenci seseorang itu sangat menguras tenaga,dan pastinya mengikuti bisikan syaitan untuk terus membenci seseorang itu.

hal yang tidak baik bukan?

oleh karena itu, mulai sekarang, manusia, termasuk saya, anda, ataupun yang lainnya, harus belajar memaafkan kesalahan ataupun perbuatan yang menyakitkan hati kita, karena dengan tidak memaafkan, kebencian itu akan datang dan hinggap kepada hati kita, dan membuat hati, mata, otak kita gelap. Dan perasaan yang kita rasakan karena telah memaafkan seseorang, jauh lebih indah, lega dan nyaman daripadakita memendam rasa benci itu sendiri.

*belajar dari pengalaman.. πŸ˜€

Advertisements

4 thoughts on “kebencian..

  1. the opposite of love is not hate, it’s indifference
    -Elie Wiesel-

    Because of you hate someone, you still care πŸ˜‰

    Setuju ^^, kata “maaf” adalah kata yang paling gw hargai dan sangat powerful. Meskipun banyak orang bilang “Kalau semua selesai dengan maaf, kenapa ada polisi?”, gw tetap mengatakan “maaf” kalau ada salah yang gw sadari. Gw percaya itu karena hati manusia tidak berurusan dengan polisi

  2. setujuu banget,,
    makin benci, makin diliatin mulu..hhaa

    good opinion dan,:)

    sebuah hukuman dari polisi beda sama maaf dari manusia..:)

  3. Tadinya itu gw baca “Erase the mate” makanya gw rada bingung,, hahaha,,

    iya peh, meminta maaf, dan memaafkan emang sulit, membutuhkan hati seperti seorang ksatria.. <–kok jadi lagunya sherina? xD

    waah,, tulisannya pake saya, πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s